Pencarian Hari Ke-4, Neyalan yang Hilang di Buton Utara Belum Ditemukan

  • Bagikan
Basarnas bersama masyarakat sekitar melakukan proses pencarian kepada korban hilang. Foto: Dok. Basarnas Kendari.
Basarnas bersama masyarakat sekitar melakukan proses pencarian kepada korban hilang. Foto: Dok. Basarnas Kendari.

Buton Utara, SULTRAINFORMASI.COM – Pencarian seorang nelayan La Mpedu (53) yang hilang dilaut saat pergi mencari ikan di perairan antara pantai Wonua Ndoke dan Pantai Sumalu, Desa Lantagi, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga hari ke empat atau Kamis 20 Mei 2021 belum ditemukan tim sar gabungan.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi menjelaskan, pada pencarian hari ke empat belum membuahkan hasil.

“Sekira pukul 17.10 Wita tim sar gabungan menghentikan sementara pencarian terhadap korban,” kata Wahyudi, pada Kamis (20/05).

“Untuk cuaca pada pencarian ke empat cerah dan berawan dengan ecepatan angin 2 – 20 knots serta tinggi gelombang 0,5 – 2 meter,” tambahnya.

Proses pencarian korban yang dilakukan tim gabungan. Foto: Dok. Basarnas Kendari.

Pencarian kepada La Mpedu, akan dilanjutkan pada besok, Rabu (21/05) sekira pukul 06.30 Wita.

“Besok dilanjutkan kembali pencarian,” singkat Wahyudi.

Unsur yg terlibat dalam pencarian korban diantaranya, Rescuer Pos SAR Baubau sebanyak 7 orang, Personel Polres Butur sebanyak 5 orang, TRC BPBD Butur sebanyak 3 orang, Koramil Kulisusu serta Babinsa 1 orang, Polair Butur sebanyak 2 orang dan Masyarakat Nelayan sekitar 30 orang.

“Untuk alat yang digunakan 1 unit Rescue Car, perahu karet milik basarnas 1 unit dan perahu nelayan 10 unit,” tutup Wahyudi.

Sebelumnya korban dilaporkan hilang saat memancing ikan dilaut sekira pukul 03.30 Wita dan pada saat itu hanya perahu korban yang ditemukan oleh nelayan lain. Korban merupakan warga Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Butur.

Laporan: Her

Editor: Ald

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.