Lulusan Terbaik AAU, Anak Nelayan Asal Buton Utara Raih Penghargaan Adhi Makayasa

  • Bagikan
Laode Abdul Muis (22) asal Lasora, Kelurahan Lakonea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), raih pengahargaan Adhi Makayasa. Foto: Istimewa.
Laode Abdul Muis (22) asal Lasora, Kelurahan Lakonea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), raih pengahargaan Adhi Makayasa. Foto: Istimewa.

Buton Utara, SULTRAINFORMASI – Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar), Laode Abdul Muis (22) asal Lasora, Kelurahan Lakonea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), raih pengahargaan Adhi Makayasa, pada Rabu (16/06).

Adhi Makayasa merupakan predikat yang diberikan kepada lulusan terbaik Akademi TNI dan Polri.

Penghargaan itu, diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, berbarengan dengan wisuda 91 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) di Gedung Sabang – Merauke, AAU, Yogyakarta.

Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyematkan anugerah penghargaan Adhi Makayasa kepada Laode berdasarkan surat keputusan KSAU dengan nomor 174/VI/2021 tentang Penentuan Taruna Terbaik Lulusan AAU Tahun Pendidikan 2020-2021.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Kepala Staf Angkatan Udara, menimbang, mengingat, memperhatikan dan seterusnya memutuskan, menetapkan Sermatutar Laode Abdul Muis sebagai taruna terbaik lulusan Akademi Angkatan Udara dan memberikan kepadanya anugerah lencana Adhi Makayasa,” kata Protokoler Wisuda saat membacakan keputusan tersebut.

Laode Abdul Muis (22) asal Lasora, Kelurahan Lakonea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), raih pengahargaan Adhi Makayasa. Foto: Istimewa.

Setelah mendapatkan penghargaan tersebut, Laode sapaan Abdul kepada Sultra Informasi, menuturkan rasa terharunya bisa meraih taruna terbaik lulusan Akademi Angkatan Udara.

“Terharu karena kalau di pikir-pikir dari latar belakangku rasanya tidak mungkin untuk bisa mencapai itu. Semua orang pasti ingin meraih Adhi Makayasa dan siapapun orang tuanya pasti bangga kalau anaknya bisa mendapatkan penghargaan itu, Apalagi Saya,” ucapnya kepada Sultra Informasi, pada Kamis (17/06).

Ia menambahkan, selama proses upacara dalam pikirannya hanya almarhum Bapaknya.

“Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada Almarhum untuk melihat saya sedang di sematkan penghargaan tersebut walaupun dari alam yang lain,” harapnya.

Abdul melanjutkan, rasa haru dan bangga masih terus bergejolak sampai saat ini. Rasanya seperti mimpi yang dijadikan kenyataan oleh Allah SWT.

“Tidak ada kata yang bisa mewakili perasaan bahagiaku. Tapi kita harus tetap mengingat bahwa semuanya karena Allah SWT. Segala sesuatu yang kita terima adalah hanya sementara dan harus bisa kita pertanggungjawabkan sebaik-baiknya,” tutup Abdul.

Sementara itu, dari pihak keluarga bernama Anggun sangat bangga. Ia mengatakan, kami sekeluarga sangat bangga kepada Laode Abdul Muis karena dia sudah membuat bangga keluarga, kampung halaman dan khusunya daerah Sultra.

“Dengan prestasi-prestasi yang dia raih mengalahkan banyak taruna-taruna seluruh nusantara. Jarang-jarang seorang pemuda bisa meraih Adhi Makayasa, hal itulah membuat kami bangga,” kata Anggun kepada Sultra Informasi, pada Kamis (17/06).

Anggun mengatakan, Abdul dari keluarga seorang nelayan, orang tuanya tinggal di daerah pesisir. Bapaknya semasa hidup memenuhi kebutuhan keluarganya dengan bekerja sebagai nelayan.

“Jadi ayahnya itu seorang nelayan. Terus sudah meninggal beberapa tahun yang lalu sejak dia masih pendidikan,” kata Anggun.

“Almarhum bapaknya adalah Drs Samadin yang bekerja sebagai nelayan. Sedangkan ibunya Wa Ode Hasrida,” tutupnya.

Untuk diketahui, Laode Abdul Muis adalah seorang taruna yang menempuh pendidikan di Prodi Elektronika Pertahanan AAU.

Selain itu, dia juga mendapatkan tropi Adhi Sakti Teknik Elektronika dari Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda TNI Nanang Santoso.

Laporan: Ald

Editor: Ald.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.