Batik “Sorume” Asal Koltim, Pernah Dipakai di Ajang Pemilihan Puteri Indonesia

  • Bagikan
Pemenang Puteri Indonesia Favorit Sultra yakni Faizah Salsabila Kurniawan saat menggunakan batik Sorume ciptaan karya Ramli Madjid. Foto: Istimewa.
Pemenang Puteri Indonesia Favorit Sultra yakni Faizah Salsabila Kurniawan saat menggunakan batik Sorume ciptaan karya Ramli Madjid. Foto: Istimewa.

Kolaka Timur, SULTRAINFORMASI.COMRamli Madjid merupakan pencetus Batik “Sorume” asal Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) berhak berbangga diri. Pasalnya batik ciptaanya itu pernah dipakai pada ajang kontes kecantikan pemilihan puteri Indonesia Sultra 2020/2021.

Batik Sorume itu, diabadikan dan dibagikan kepada masing-masing para finalis Puteri Indonesia Sultra asal Koltim salah satunya pemenang Puteri Indonesia Favorit Sultra yakni Faizah Salsabila Kurniawan.

Saat itu, Faizah mengenakan batik tersebut tampak sangat anggun pada tahap proses pemilihan dan karantina Puteri Indonesia.

Pemilik Batik Sorume, Ramli Madjid sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Koltim itu mengatakan, batik ciptaannya itu akan segera launching di Koltim.

Ramli Madjid selaku pencetus karya Batik Sorume. Foto: Istimewa.

“Insya Allah rencana batik ini akan segera launching di Kabupaten Koltim, saya akan segera mengagendakan jadwal launching dengan menyesuaikan waktu pemerintah daerah setempat, ” kata Ramli Madjid kepada Sultra Informasi, pada Kamis (14/10).

Ia melanjutkan, batik Sorume itu dibuat, dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari Sabtu 2 Oktober 2021 beberpa hari yang lalu.

Desain Batik Ramli Madjid. Foto: Dok. Ramli Madjid.

Saat ini, terdapat empat motif batik yang sudah dirancang seperti Batik Sorume Motif Sorume, Batik Sorume Motif Anoa, Batik Sorume Motif Tugu, Batik Sorume Motif Kalosara.

“Alhamdulillah kami sudah merancang empat motif batik dan insha Allah masih ada beberapa batik yang masih dirancang,” ucapnya.

Ia pun berharap, dengan adanya batik ini bisa meningkatkan kreatifitas sekaligus memotivasi masyarakat khususnya masyarakat Koltim serta mengembangkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Koltim.

“Karena masih banyak lagi potensi-potensi yang bisa dikembangkan serta nantinya dapat meningkatkan produktifitas UMKM dan pelaku usaha sesuai dengan Visi Misi SBM Bupati Terpilih Periode 2021 – 2026,” harapnya.

“Batik Sorume ini juga telah di hak ciptakan sehingga Batik ini ada di dalam Kamus Besar Batik Indonesia. Batik Sorume for Kolaka Timur, Kolaka Timur Bangkit, Kolaka Timur bisa.!,”tambahnya.

Surat pecatatan ciptaan Batik Sorume. Dok. Ramli Madjid.

Sebagai informasi, tanggal 2 Oktober menjadi salah hari penting bagi kebudayaan Indonesia, terutama batik. Sebab, pada hari itulah batik diakui sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia.

Pengakuan batik sebagai warisan dunia ini berlaku sejak Badan PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO, menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

Dilansir dari situs UNESCO, teknik, simbolisme, dan budaya terkait batik dianggap melekat dengan kebudayaan Indonesia. Bahkan, UNESCO menilai masyarakat Indonesia memaknai batik dari prosesi kelahiran sampai kematian.

Sehingga, batik bukan hanya milik Pulau Jawa, tetapi Batik adalah ciri Khas Indonesia yang perlu di lestarikan.

Desain Batik Ramli Madjid. Foto: Dok. Ramli Madjid.

Laporan: Ald

Editor: Ald

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.