Peringati Hari Pangan Sedunia, Himjagri UHO Laksanakan Study Lapang

  • Bagikan
Himpunan Mahasiswa Jurusan Agribisnis (Himjagri), Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo (UHO) di Balai Desa Ranowila, Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa.
Himpunan Mahasiswa Jurusan Agribisnis (Himjagri), Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo (UHO) di Balai Desa Ranowila, Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa.

Konsel, SULTRAINFORMASI.COM – Peringati Hari Pangan Sedunia (HPS), Himpunan Mahasiswa Jurusan Agribisnis (Himjagri), Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo (UHO), melaksanakan kegiatan Study Lapang.

Kegiatan itu, dilaksanakan di Balai Desa Ranowila, Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Minggu (17/10) kemarin, dimulai sekira pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.

Kegiatan ini disambut baik Masyarakat Desa Ranowila, Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa.

Ketua Panitia Study Lapang Himjagri, Rifaldy Mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk ekspresi perayaan Hari pangan sedunia.

“Ini merupakan bentuk ekspresi kami dalam merayakan HPS,” singkatnya kepada Sultra Informasi, pada Senin (18/10).

Himpunan Mahasiswa Jurusan Agribisnis (Himjagri), Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo (UHO) bersama Masyarakat Desa Ranowila, Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Foto: Istimewa.

Sementara itu, Ketua Umum Himjagri, Muh. Fikri Saranani mengungkapkan, bahwa kegiatan ini selain memperingati HPS yang jatuh pada tanggal 16 Oktober 2021, ini juga merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang tertuang dalam Poin Tri dharma Perguruan Tinggi.

“Kami selaku mahasiswa pertanian yang sangat peduli akan ketahanan pangan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Ecoenzym ini merupakan cairan yang memiliki berbagai macam manfaat terutama bagi perkembangan dan kesehatan tanaman yang sangat penting bagi ketahanan pangan,” ungkap Fikri.

“Kemudian, selain memiliki berbagai manfaat, Eco enzym ini juga sangat mudah di dapatkan karena merupakan Fermentasi dari sisa-sisa makanan yang umum didapatkan contoh, kulit jeruk, kulit nanas dan lain-lain,” sambungnya.

Fikri melanjutkan, dengan suksesnya study lapang ini, ia dan rekan lainnya sangat bersyukur, sebab pihak Aparatur dan masyarakat Desa Ranowila sangat antusias menyambut dan mengikuti Pelatihan ini.

“Kami sangat berterimakasih pada pihak Aparatur dan masyarakat Desa Ranowilaa, hingga kepada pihak birokrasi Fakultas Pertanian dalam hal ini, Dekan Fakultas pertanian UHO, Wakil dekan III bidang kemahasiswaan dan Alumni, serta Ketua Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian UHO yang juga senantiasa Memberikan dukungan, support serta dorongan yang sangat positif untuk kami, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” imbuhnya.

Kemudian, Fikri berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini akan terus berlanjut ke generasi Himjagri selanjutnya.

“Karena, ini memiliki output yang jelas terhadap elemen masyarakat dan sebagai pemuda tentunya kita harus berkontribusi serta bergandengan tangan bersama pemerintah guna mencapai Indonesia Lumbung Pangan di tahun 2045, seperti yang kita harapkan dan dambakan bersama,” tutup Fikri.

Laporan: Aldho

Editor: Aldho

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *