Ruas Jalan di Tinondo Koltim Rusak Parah, Pelajar: Kami Sangat Tersiksa

  • Bagikan
Siswa-Siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tinondo keluhkan jalan Ambapa yang rusak parah. Foto: Istimewa.
Siswa-Siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tinondo keluhkan jalan Ambapa yang rusak parah. Foto: Istimewa.

KOLAKA TIMUR, SULTRAINFORMASI.COM – Siswa-Siswi dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tinondo keluhkan jalan rusak dan berlumpur yang ada di ruas jalan Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Keluhan itu dilontarkan, pasalnya sebagian jalan yang rusak itu merupakan akses para Siswa-Siswi menuju sekolahnya di SMKN 1 Tinondo yang terletak di Desa Solewatu, Kecamatan Tinondo.

Informasi keluhan tersebut diterima sultrainformasi.com melalui rekaman video dari Siswa-Siswi itu. Para pelajar itu terlihat sekitar 9 orang yang tengah berdiri dipinggir jalan berlumpur.

Didalam Video, salah satu pelajar laki-laki menyampaikan keluhannya dan berharap Pemerintah Daerah (Pemda) agar jalan tersebut diperbaiki.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kami dari Siswa-Siswi SMKN 1 Solewatu (SMKN 1 Tinondo) mengharapkan pemerintah untuk segera memperbaiki jalan kami khususnya di pendakian Ambapa,” harap pelajar itu melalui video rekamannya yang diterima sultrainformasi.com, pada Selasa (30/08/2022) malam.

Menurutnya, jalan di pendakian Ambapa, Kecamatan Tinondo itu sangat sulit mereka lalui menuju sekolahnya.

“Kami sangat tersiksa melaluinya dan sangat kesulitan melalui jalan tersebut untuk kesekolah,” harapnya lagi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti apakah sudah ada perhatian khusus dari pemerintah setempat atau belum. Karena hingga saat ini, warga terus berharap agar jalan yang rusak segera ditanggulangi.

Untuk diketahui, kondisi jalan di Ambapa kini kian memprihatinkan, pasalnya beberapa hari belakangan jalan tersebut diguyur hujan sehingga berlumpur.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.