Terekam CCTV, Sekelompok OTK Serang Warga saat Duduk Santai di Depan Papi’s Mami’s Kendari

  • Bagikan
Sekelompok OTK Serang Warga saat Duduk Santai di Depan Papi’s Mami’s Kendari. Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV.
Sekelompok OTK Serang Warga saat Duduk Santai di Depan Papi’s Mami’s Kendari. Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV.

KENDARI, SULTRAINFORMASI.COM – Sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) melakukan penyerangan terhadap warga yang tengah duduk santai di depan Papi’s Mami’s Coffee and Palekko di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Aksi penyerangan itu terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Dalam rekaman CCTV yang diterima sultrainformasi.com, terlihat OTK itu melakukan penyerangan terhadap warga saat tengah duduk santai, sekira pukul 01.44 WITA, Selasa (10/10/2023) dini hari.

Sementara itu, Manager Operasional Papi’s Mami’s Coffee and Palekko, AR yang dikonfirmasi sultrainformasi.com membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, peristiwa penyerangan yang dilakukan OTK itu di depan restoran kami (Papi’s Mami’s Coffee and Palekko),” kata AR saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (WA), Selasa (10/10/2023) pagi.

AR mengatakan dia mengetahui hal tersebut setelah salah satu korban datang ke restoran untuk minta rekaman CCTV.

Kata salah satu korban yang tidak ingin disebutkan namanya menuturkan peristiwa itu bermula saat ia bersama kerabatnya enam laki – laki termasuk dirinya dan dua perempuan tengah duduk – duduk sambil bincang – bincang.

Tak lama kemudian, dia melihat sekelompok pemuda yang awalnya dari arah kali Kadia langsung memutar dan melakukan penyerangan.

Melihat sekelompok itu, ia langsung melakukan perlawanan dan menyuruh kerabatnya untuk mundur kebelakang.

“Saya itu baju kuning. Sengaja saya maju sendiri saat diserang untuk pancing OTK itu biar fokusnya ke saya agar teman – teman yang lain bisa selamat, karena ada juga perempuan,” kata AR seperti yang disampaikan korban.

“Akibat ulah OTK itu, korban mengalami luka – luka ringan karena sempat ditabrak oleh pelaku lalu di injak – injak,” sambungnya.

Lanjut AR, setelah melakukan penyerangan OTK itu langsung melarikan diri.

Kemudian, korban yang tak terima, dia mendatangi Polsek Baruga untuk membuat pelaporan atas peristiwa tersebut.

“Dia buat laporan, karena dia dan bersama temannya tidak mengetahui para pelaku itu. Beberapa korban juga mengalami luka ringan,” kata AR.

“Diapun (korban) berharap semoga pihak kepolisian bisa menangkap para OTK itu,” pungkasnya.

𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢.𝐜𝐨𝐦, 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *