Puluhan OTK Serang Penjual Martabak di Kendari gegara Tak Diberi Makanan Gratis, Pelaku yang Pecahkan Gerobak Ditangkap!

  • Bagikan
Puluhan OTK serang penjual Martabak Bandung di Kendari, pelaku yang pecahkan gerobak ditangkap. Foto: Dok. Polresta Kendari.
Puluhan OTK serang penjual Martabak Bandung di Kendari, pelaku yang pecahkan gerobak ditangkap. Foto: Dok. Polresta Kendari.

KENDARI, SULTRAINFORMASI.COM – Puluhan Orang Tidak Dikenal (OTK) menyerang penjual martabak di areal Jalan M.T. Haryono, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) atau tepatnya depan Lippo Plaza Kendari gegara tidak diberikan makanan gratis, sekira pukul 11.00 WITA, Sabtu (25/11/2023). Saat ini, pelaku yang memecahkan kaca gerobak berhasil ditangkap polisi.

“Benar, motifnya karena tidak diberikan makanan gratis. Sekelompok anak-anak ini sudah resahkan UMKM katena sering melalukan pemerasan (pemalakan),” kata Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Muh. Eka Faturrahman saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Minggu (26/10/2023) dini hari.

Faturrahman mengatakan karena tak diberikan makanan gratis dan merasa tidak dilayani sehingga sekelompok itu panggil teman-temannya sekitar 15 orang.

“Dia panggil temannya bertujuan untuk melakukan pengrusakan barang-barang milik penjual Martabak Bandung itu,” ujarnya.

Saat ini pelaku yang berhasil ditangkap sudah diamankan pihak kami. Pelaku yang tertangkap itu mengalami luka-luka karena terkena pecahan kaca saat melempar.

“Pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kami,” pungkasnya.

Penyerangan itu juga diabadikan warga sekitar melalui telephone genggam mereka. Hasil video warga tersebut berdurasi 28 detik memperlihatkan sejumlah OTK itu saling gantian melakukan penyerangan.

Terlihat, ada yang melempar dari jarak 15 meter serta sebagian membawa kayu hingga mendekati gerobak penjual martabak tersebut.

𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢.𝐜𝐨𝐦, 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *