Nyaris Terkam Warga, Ular Berukuran 10 Meter di Muna Terpaksa Dibunuh

  • Bagikan
Warga saat membawa ular keluar dari hutan. Foto: Tangkapan Layar.
Warga saat membawa ular keluar dari hutan. Foto: Tangkapan Layar.

MUNA, SULTRAINFORMASI.COM – Seekor ular piton sepanjang 10 meter nyaris menerkam seorang petani di Desa Lamorende Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (16/03/2024). Reptil bermotif kembang itu, terpaksa dibunuh warga karena melawan saat hendak ditangkap.

Isbar, warga yang pertama kali menemukan ular tersebut mengatakan, saat kejadian ia sementara berada di hutan sekitar kebunnya, sekira pukul 10.00 WITA.

Saat sedang memotong kayu bakar, dia mendengar teriakan hewan. Namun, pria yang sehari-harinya bertani dan beternak ini, tidak bisa membedakan sumber suara tersebut, babi atau sapi.

Dia kemudian melepas kayu yang sedang dipotong dan kembali ke kampung. Ia memanggil teman-temannya hingga berdelapan orang.

“Saya panggil teman-teman saya, kami semua berdelapan,” ujar Isbar.

Saat kembali ke kebun bersama rekan-rekannya, dia sudah tak menemukan keberadaan ular.

Namun, seorang rekannya melihat rumput dan semak-semak di sekitar pagar kebun seperti terhambur seperti bekas perkelahian.

“Sekitar beberapa meter kami mencari, ternyata ular tersebut sudah berada di dalam semak,” ujar Isbar.

Dia dan rekan-rekannya memutuskan menangkap ular tersebut. Namun, tiba-tiba ular itu menegakkan kepalanya, lalu menyambar ke arah salah seorang rekannya.

Karena kesulitan menjinakkan, Isbar dan rekannya memutuskan membunuh ular dan menggotong membawa ke kampung. Menurut warga setempat, kebareadaan ular piton di wilayah itu, sering terlihat menampakkan diri.

𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢.𝐜𝐨𝐦, 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *